Jumat, 29 Juni 2012

TAKSONOMI TUMBUHAN TINGGI Buah tin (Ficus carica ) dalam perspektif islam



MAKALAH
TAKSONOMI TUMBUHAN TINGGI
Buah tin (Ficus carica ) dalam perspektif islam
Dosen Pembimbing:
Drs.Sulisetjono, M.Si
Ainun Ni’mati Laily, M.Si

Disusun Oleh: 
Nama :  Izzatul Muhimmah
                                                           Nim    : 10620111
                                                           Kelas :  Biologi C




JURUSAN BIOLOGI

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG
2011




BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang
       Tin (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama ini diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan nama "Ara" (buah ara / pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig, sebenarnya masih termasuk kerabat pohon beringi.
     Di dalam buah tin yang rasanya manis itu juga mengandung zat yang sangat penting bagi tubuh manusia karena dapat mengurangi kolesterol jahat, menguatkan jantung dan menormalkan pernafasan bagi penderita sesak nafas. Buah yang juga dikenal dengan nama Ara atau Figs itu banyak dijumpai di negara-negara Arab. Buah ini mudah dicerna oleh alat pencernaan, bermanfaat untuk mengobati sulit buang air besar, bermanfaat untuk hati dan limpa. Buah yang rasanya manis seperti korma ini juga lebih mirip sebagai makanan biasa karena mengenyangkan seperti buah korma sehingga warga Arab jarang memasukkannya dalam daftar buah-buahan.
Di dalam al-quran juga di jelaskan bahwa berbagai manfaat yang terkandung dalam buah tin sangat banyak sekali, Allah menciptakan manusia dengan segala kesempurnaan dan atas apa yang telah di ciptakannya tidak sia sia karena semuanya bermanfaat bagi manusia itu sendiri .
1.2  Rumusan Masalah
Rumusan masalah dari dari penunyusunan Makalah ini adalah:
1.      Bagaimana sejarah  buah tin itu?
2.      Bagaimana buah tin  yang terdapat dalam Al quran ?
3.      Apa saja senyawa senyawa   yang terkandung dalam buah tin ?
4.      Apa saja  manfaat  yang tersapat pada buah tin  ?
1.3 Tujuan
            Tujuan dari penulisan makalah ini Adalah:
  1. Mengetahui sejarah dari buah tin
  2. Mengetahui buah tin  yang terdapat dalam Al quran
  3. Mengetahui senyawa senyawa yang terkandung dalam buah tin
  4. Mengetahui manfaat yang terdapat dalam buah tin 


BAB II
PEMBAHASAN

2.1 sejarah  buah tin dan
 Tin adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan   cara melumurinya.

               Sungguh sebuah ketakjuban yang luar biasa apabila mendengar dan melihat buah Tiin atau buah Ara ini, hal tersebut karena dia adalah sejenis tumbuhan yang tercantum dalam 3 kitab yakni Al Quran, Taurat dan Injil. Pasti ada sesuatu yang misteri dan mungkin agung sehingga ia tercipta dan tersabda untuk mengiringi perjalanan wahyu Illahi dalam 3 kenabian hamba yang di Cintai-Nya, ataupun mungkin bahkan sangat bertepatan sekali sehingga buah Tiin (pohon kehidupan) ini di sebut dalam 3 kitab di karenakan melimpahnya manfaat dan khasiat dari buah yang berbentuk dasar bulat ini. Kononnya dia di sebut sebagai pohon kehidupan karena dia mampu hidup subur dan berbuah lebat di tengah terik dan panasnya alam padang pasir di kala tidak ada tanaman lain pun selain pohon buah Ara ini.
Tin (Ficus carica L.) adalah sejenis tumbuhan penghasil buah-buahan yang dapat dimakan yang berasal dari Asia Barat. Buahnya bernama sama. Nama ini diambil dari bahasa Arab, juga dikenal dengan nama "Ara" (buah ara / pohon ara) sedangkan dalam bahasa Inggris disebut fig, sebenarnya masih termasuk kerabat pohon beringin.
Habitus berupa pohon, besar dan dapat tumbuh hingga 10m dengan batang lunak berwarna abu-abu. Daunnya cukup besar dan berlekuk dalam, 3 atau 5 cuping. Bunga tin tidak tampak karena terlindung oleh dasar bunga yang menutup sehingga dikira buah. Penyerbukan dilakukan oleh sejenis tawon khusus, sama seperti serangga yang menyerbuki jenis-jenis Ficus lainnya. Yang disebut buah sebetulnya adalah dasar bunga yang membentuk bulatan. Tipe ini khas untuk semua anggota suku ara-araan (Moraceae). Buahnya berukuran panjang tiga hingga 5 cm, berwarna hijau. Beberapa kultivar berubah warna menjadi ungu jika masak. Getah yang dikeluarkan pohon ini dapat mengiritasi kulit.

 
Buah Tin: Buah tin ibarat sebuah bungkusan yang didalamnya terdapat ratusan bunga-bunga tersebar diatas stand bunga, terbagi kepada 2 macam (Lihat: Buah Tin Ibarat Bungkusan):
Pertama, Bunga jantan terdapat pada bagian dekat mulut bungkusan, berperan secara umum dalam proses pembuahan. Dan kedua, Bunga-bunga betina tersebar pada bagian moncong yang berperan dalam memberikan makanan dan perkembangan binatang-binatang, atau menproduksi buah setelah terjadi proses pembuahan.

A.Gambar Buah tin (Ficus carica )










                                                              (  Wikipedia.2009 )

B.Klasifikasi buah tin
Kerajaan:  Plantae
       Divisi: Magnoliophyta
               Kelas: Magnolipsida
                      Ordo: Rosales
                             Famili: Moraceae
                                   Genus: Ficus
                                          Spesies : Ficus carica.
                    


C. Buah  tin  dan zaitun yang terdapat dalam al quran dan hadist
. Sebagaimana telah disebutkan dalam Al-Qur’an. Bahwa :
Buah Zaitun, Allah berfirman demi buah Tin dan Zaitun (Qur’an Surat At Tiin ( سورة التين ) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,  وَطُورِ سِينِينَ dan demi bukit Sinai, Tentunya buah tin dan zaitun memiliki makna yang sangat tinggi.
Dalam al quran juga di jelaskan tentang buah tin yang terdapat dalam al Quran Surat At tin Ayat 1-8  yaitu sebagai berikut :
             Artinya :” 1] Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, 2] dan demi bukit Sinai, 3] dan demi kota    (Mekkah) ini yang aman, 4] sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya . 5] Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya (neraka) 6] kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. 7] Maka apakah yang menyebabkan kamu mendustakan (hari) pembalasan sesudah (adanya keterangan-keterangan) 8] Bukankah Allah Hakim yang seadil-adilnya.
             Surah At-Tin (Arab: التِّينِ , "Buah Tin") adalah surah ke-95 dalam al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 8 ayat dan termasuk golongan surah Makkiyah. Surah ini diturunkan setelah surah Al-Buruj. Nama At-Tin diambil dari kata At-Tin yang terdapat pada ayat pertama surah ini yang artinya buah Tin.
Surah at-Tin diawali dengan sumpah Allah yang menyebut buah Tin, buah Zaitun, Gunung Sinai, dan Mekkah (ayat 1 hingga 4). Ayat berikutnya menjelaskan bahwa manusia diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Walau begitu, manusia pada akhirnya akan dikembalikan ke tempat yang paling rendah atau paling hina jika tidak menjalankan perintah Allah. Orang yang akan selamat dari kehinaan adalah orang yang beriman dan beramal shaleh dan mereka akan mendapatkan pahala yang terus-menerus. Ayat ke-7 menjelaskan Muhammad adalah utusan Allah, yang ajarannya tidak boleh didustakan. Ayat terakhir menyatakan bahwa Allah adalah "Hakim Yang Paling Adil"
Allah SWT Bersumpah atas nama Diri-NYA, Bersumpah demi Zat dan Sifat-sifat NYA, dan Bersumpah juga demi makhluk-makhluk NYA menunjukkan Keagungan dan Kekuasaan-NYA. Di antara makhluk-makhluk yang disumpahkan oleh Allah adalah buah tin (demi buah tin dan zaitun), ayat pertama dari surah At-Tin. Buah tin yang disumpahkan ini terdapat pada salah surah Al Qur’an dengan nama buah itu sendiri, tergolong tumbuhan jenis (Ficus) dari keluarga (Moraceae) yang menurut ahli botani jenisnya mencapai sekitar 700-an tersebar dipenjuru dunia.
 hakikat buah tin dari jenis (Carica Ficus), yaitu jenis buah yang dimaksudkan ayat sumpah pada surah At-Tin – menurut Sebahagian ahli tafsir – , di Maroko dan negara-negara Afrika Utara buah ini dikenal dengan sebutkan “karmouss”. Dan dengan keberadaanya yang banyak pada pesisir Laut Tengah, maka buah ini banyak disebutkan dalam buku-buku sejarah kuno dan sebagaimana juga disebutkan pada kitab-kitab samawi. Buah ini dikenal luas semenjak dahulu kala dengan mamfaat dan kegunaannya yang banyak untuk kepentingan medis bagi manusia. Sebagaimana fakta ilmiyah sekarang bahwa cairan tin yang dicampurkan pada banyak ramuan-ramuan medical memiliki kemanjuran tinggi. Oleh karena itu nabi Muhammad SAW mengomentari buah ini dalam salah satu Sabda-Nya: “Jika Aku mengatakan ada buah yang turun dari langit, maka buah ini (menunjukkan buah tin).
a.Pendapat tafsir para ulama’  Mengenai beberapa  pendapat tentang Buah tiin
Dalam ayat yang pertama: “Demi buah tin, demi buah zaitun.” (ayat 1). Terdapat berbagai tafsiran. Menurut Mujahid dan Hasan, kedua buah-buahan itu diambil jadi sumpah oleh Tuhan untuk diperhatikan. Buah TIN diambil sumpah karena dia buah yang terkenal untuk dimakan, buah ZAITUN karena dia dapat ditempa dan diambil minyaknya. Kata Qatadah: “Tin adalah nama sebuah bukit di Damaskus dan Zaitun nama pula dari sebuah bukit di Baitul-Maqdis.” Tandanya kedua negeri itu penting untuk diperhatikan. Dan menurut sebuah riwayat pula, yang diterima dari Ibnu Abbas, “Tin adalah mesjid yang mula didirikan oleh Nuh di atas gunung Al-Judi, dan Zaitun adalah Baitul-Maqdis.
“Demi gunung Sinai.” (ayat 2). Di ayat ini disebut namanya Thurisinina, disebut juga Thursina, disebut juga Sinai dan disebut juga Thur saja. Kita kenal sekarang dengan sebutan Semenanjung Sinai.
“Demi negeri yang aman ini.” (ayat 3). Negeri yang aman ini ialah Makkah, tempat ayat ini diturunkan.Sebab itu dikatakan “INI”.
              Berkata Ibnu Katsir: Berkata setengah imam-imam: Inilah tiga tempat, yang di masing-masing tempat itu Allah telah membangkitkan Nabi-nabi utusan-Nya, Rasul-rasul yang terkemuka, mempunyai syariat yang besar-besar. Pertama tempat yang di sana banya tumbuh Tin dan Zaitun. Itulah Baitul-Maqdis. Di sanalah Tuhan mengutus Isa bin Maryam ‘alaihis-salam.
Kedua: Thurisinina, yaitu Thurisina, tempat Allah bercakap-cakap dengan Musa bin ‘Imran, ‘alaihis-salam.
Ketiga: Negeri yang aman, yaitu Makkah. Barangsiapa yang masuk ke sana, terjaminlah keamanannya. Di sanalah diutus Tuhan Rasul-Nya Muhammad SAW.
Banyak ahli tafsir cenderung menyatakan bahwa kepentingan kedua buah-buahan itu sendirilah yang menyebabkan keduanya diambil jadi sumpah. Buah Tin adalah buah yang lunak, lembut, kemat, hampir berdekatan rasanya dengan buah serikaya yang tumbuh di negeri kita dan banyak sekali tumbuh di Pulau Sumbawa. Zaitun masyhur karena minyaknya. Tetapi terdapat lagi tafsir yang lain menyatakan bahwa buah Tin dan Zaitun itu banyak sekali tumbuh di Palestina. Di dekat Jerusalem pun ada sebuah bukit yang bernama Bukit Zaitun, karena di sana memang banyak tumbuh pohon zaitun itu. Menurut kepercayaan dari bukit itulah Nabi Isa Almasih mi’raj ke langit.
Kata Ibnu Katsir selanjutnya: “Dan di dalam Taurat pun telah disebut tempat yang tiga ini: ‘Telah datang Allah dan Thursina,’ yaitu Allah telah bercakap-cakap dengan Musa. ‘Dan memancar Dia dari Seir’, yaitu sebuah di antara bukit-bukit di Baitul-Maqdis, yang di sana Isa Almasih dibangkitkan. ‘Dan menyatakan dirinya di Faran’. Yaitu nama bukit-bukit Makkah, tempat Muhammad SAW diutus. Maka disebutkan itu semua guna memberitakan adanya Rasul-rasul itu sebab itu diambil-Nya sumpah berurutan yang mulia, yang lebih mulia dan yang paling mulia.”
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah di dalam kitabnya “Al-Jawab Ash-Shahih, liman baddala dinal Masih” (Jawab yang jitu untuk siapa yang menukar-nukar Agama Almasih), menerangkan juga ayat di dalam Taurat ini: Bertemu di dalam “Kitab Ulangan”, Fasal 33, ayat 2. Demikian bunyinya pada salinan Bible (Al-Kitab) cetakan terakhir dalam bahasa Indonesia: “2 maka katanya: Bahwa Tuhan telah datang dari Torsina, dan telah terbit bagi mereka itu dari Seir; kelihatanlah Ia dengan gemerlapan cahayanya dari gunung Paran.” (Lembaga Alkitab Indonesia 1970).
Selanjutnya ada pula penafsir-penafsir zaman sekarang sebagai disebutkan oleh Al-Qasimi di dalam tafsirnya berpendapat bahwa sumpah Allah dengan buah tin yang dimaksud ialah pohon Bodhi tempat bersemadinya Buddha Gaotama ketika beliau mencari Hikmat Tertinggi. Buddha adalah pendiri dari agama Buddha yang di kemudian harinya telah banyak berobah dari ajarannya yang asli. Sebab ajarannya itu tidak ditulis pada zamannya melainkan lama sesudah matinya. Dia hanya diriwayatkan sebagai riwayat-riwayat Hadis-hadis dalam kalangan kita Muslimin, dari mulut ke mulut. Lama kemudian baru ditulis, setelah pemeluk-pemeluknya bertambah maju. Menurut penafsir ini pendiri agama Buddha itu nama kecilnya ialah Sakiamuni atau Gaotama. Mula kebangkitannya ialah seketika dia berteduh bersemadi di bawah pohon kayu Bodhi yang besar. Di waktu itulah turun wahyu kepadanya, lalu dia ditutus menjadi Rasul Allah. Syaitan berkali-kali mencoba memperdayakannya, tetapi tidaklah telap. Pohon Bodhi itu menjadi pohon yang suci pada kepercayaan penganut Buddha, yang mereka namai juga Acapala.
Besar sekali kemungkinan bahwa penafsir yang menafsirkan buah Tin di dalam Al-Qur’an itu dengan pohon Bodhi tempat Buddha bersemadi, belum mendalami benar-benar filsafat ajaran Buddha. Menurut penyelidikan ahli-ahli, Buddha itu lebih banyak mengajarkan filsafat menghadapi hidup ini, dan tidak membicarakan Ketuhanan. Lalu pengikut Buddha yang datang di belakang memuaskan hati mereka dengan menuhankan Buddha itu sendiri.
2.3 senyawa senyawa yang terkandung dalam buah tin
Tin adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh. Zat-zat aktif yang terdapat dalam buah tin adalah sejenis zat-zat pembersih yang bisa dipakai untuk mengobati luka luar dengan cara melumurinya.
Unsur yang terkandung dalam buah Tin adalah karbohidrat, protein, dan minyak. Buah Tin juga mengandung yodium, kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, belerang (fosfat), chlorin, serta asam malic dan nicotinic. Hasil penelitian lebih lanjut menyebutkan bahwa buah Tin termasuk buah yang dapat merangsang pembentukan hemoglobin darah, cocok sebagai obat penyakit anemia. Disamping itu buah Tin juga mengandung kadar glukosa yang cukup tinggi.
                Menurut hasil penelitian medis, buah yang besarnya seperti buah kelengkeng itu selain kaya akan kalsium dan potasium juga mengandung zat benzaldehyde yang bermanfaat melawan sel-sel kanker.Di dalam buah tin yang rasanya manis itu juga mengandung zat yang sangat penting bagi tubuh manusia karena dapat mengurangi kolesterol jahat, menguatkan jantung dan menormalkan pernafasanbagipenderitasesak nafas. Buah yang juga dikenal dengan nama Ara atau Figs itu banyak dijumpai di negara-negara Arab. Buah ini mudah dicerna oleh alat pencernaan, bermanfaat untuk mengobati sulit buangairbesar, bermanfaat untuk hati dan limpa.
Penelitian tentang kandungan benzaldehyde dalam buah Tin sebenarnya telah diungkap dalam jurnal yang dimuat websiteCancer Cure Foundation. Website ini menyebutkan bahwa riset yang dilakukan para ahli dari Institute of Physical and Chemical Research di Tokyo menunjukkan benzaldehyde terbukti efektif dalam menghambat tumor.
Selain itu, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengungkapkan bahwa buah Tinmengandung beragam nutrisi mulai dari vitamin A, C, kalsium, magnesium hingga potasium. Buah ini juga baik untuk mengendalikan nafsu makan dan membantu usaha penurunan berat badan. Jus buah Tin pun merupakan minuman yang baik untuk membunuh bakteri merugikan dalam sebuah peneltian.

2.4 khasiat dan  Manfaat  yang terdapat pada buah tin
Khasiat Buah Ara / Buah Tin. Tidak ada hadits yang menyebutkan buah tin karena buah ini tidak tumbuh di daerah Hijaz atau Madinah. Buah tin tumbuh di lahan yang berbeda denngan lahan tumbuhnya kurma. Allah telah bersumpah dengan buah tin dalam kitab-Nya karena keutamaan-keutamaannya.
Buah Tiin, kenapa Allah bersumpah demi buah tin dan Zaitun Qur'an Surat At Tiin
 ( سورة التين)
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
  1. وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,
  2. وَطُورِ سِينِينَ dan demi bukit Sinai,
                  Khasiat dan manfaat buah tin di antaranya  yaitu :
1.    Mengandung asam lemak tak jenuh yang dibutuhkan bagi kesehatan, diantaranya omega-3    dan omega-6
2.    Buah tin juga rendah lemak, rendah sodium, rendah kalori dan bebas kolesterol sehingga sangat cocok dikonsumsi penderit diabetes mellitus.
3.     Mengandung vitamin A, C, kalsium, magnesium, hingga potasium untuk membunuh bakteri merugikan.
4.     Mampu mengendalikan nafsu makan dan membantu usaha penurunan berat badan.
5.     Dapat mengurangi kolesterol jahat, menguatkan jantung dan menormalkan pernafasan bagi penderita sesak nafas.
6.     Mengobati sulit buang air besar, bermanfaat untuk hati dan limpa.
7.    Kaya akan kalsium dan potasium juga mengandung zat benzaldehyde yang bermanfaat   melawan sel-sel kanker sehingga dapat mencegah kangker.
8.     menkonsumsi Buah Tin, buah Tin ini membantu proses pembersihan racun dari dalam tubuh
9.     Buah Tin juga mengndung Omega 3 serta Omega 6, yaitu sejenis lemak yang berperan dalam pencegahan penyakit jantung.
10.   Dalam buah Tin terkandung zat yang dapat mengurangi kolestrol jahat,
11.   Buah tin  terdapat zat Benzaldehyde, sebuah zat yang dapat menghambat pertumbuhan tumor.


BAB III
PENUTUP

3.1 Kesimpulan
Setelah kita membahas semua tentang Buah tin dalam Al quran , maka dapat kita simpulkan bahwa:
1.    Tin adalah buah-buahan yang mengandung zat sejenis alkalin yang mampu menghilangkan keasaman pada tubuh.
2.    Dalam al Qur’an Surat At Tiin ( سورة التين ) Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. وَالتِّينِ وَالزَّيْتُونِ Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun,  وَطُورِ سِينِينَ dan demi bukit Sinai, Tentunya buah tin dan zaitun memiliki makna yang sangat tinggi.
3.    Unsur yang terkandung dalam buah Tin adalah karbohidrat, protein, dan minyak. Buah Tin juga mengandung yodium, kalsium, fosfor.
4.    Manfaat buah tin salah satunya yaitu  Mampu mengendalikan nafsu makan dan membantu usaha penurunan berat badan.

3.2 SARAN
Dalam kehidupan sehari hari kita sebaiknya mensyukuri nikmat Allah yang telah di berikan kepada kita semua agar kehidupan  yang kita jalani penuh dengan berkah dan barokah . Aminn…………..



DAFTAR PUSTAKA

Anonymous. 2009. http://drveggielabandresearch.blogspot.com.. Diakses pada tanggal 3 Juni 2012.
Anonymous. 2009. http://id.wikipedia.org/wiki/Metabolisme. Diakses pada tanggal 3 Juni 2012.

Iserep, Sumardi. 1993. Struktur dan Perkembangan Tumbuhan. Bandung : ITB
Kimball, John W. 1994. Biologi Edisi Kelima Jilid 2. jakarta : Erlangga
Loveless A. R. 1987. Prinsip-prinsip Biologi Tumbuhan Untuk Daerah Tropik Jilid I. Jakarta : PT Gramedia Utama
Savitri, sandi, Evika, MP. 2008. Petunjuk Praktikum Struktur Perkembangan Tumbuhan . Malang : UIN Pres
Tjitrosoepomo, Gembong. 1993. Morfologi Tumbuhan. Yogyakarta :  UGM Press
Torsina. 1970.Lembaga Alkitab Indonesia. Jakarta : LAI















Tidak ada komentar:

Poskan Komentar